.
.
Tampilkan postingan dengan label Romance. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Romance. Tampilkan semua postingan

Download Film Gratis: The Fox Lover + Subtitle Indonesia

Kamis, 12 Juni 2014

Download Film Gratis - The Fox Lover + Subtitle Indonesia


download film gratis the fox lover
Source: HDRip
Released: September 28, 2013
Country: China
Language: Mandarin
Genre: Fantasy | Romance
Director: Niu Chaoyang
Writer: Niu Chaoyang
Starcast: Gillian Chung, Julian Cheung, Kara Hui, and Kenny Kwan











Sinopsis

Diadaptasi dari sebuah cerpen klasik supranatural Pu Songling di Liaozhai Zhiyi. Kisah cinta dramatis antara siluman rubah Willow (Gillian Chung) dengan pemuda dungu Yuan Feng (Julian Cheung).

Berawal dari Yuan Feng yang diajak Ayahnya pergi ke lembah siluman rubah untuk menemui Madam Yu. Yuan Feng disuruh memilih salah satu dari 9 anak Madam Yu untuk dinikahkan dengannya. Dia memilih Willow yang ternyata ia justru tidak menyukainya.

Seiring berjalannya waktu didalam diri Willow tumbuh rasa cinta begitu mendalam hingga ia rela berkorban roh 1000 tahun miliknya demi kesembuhan Yuan Feng. Tapi sungguh tragis, impian cinta sejatinya hilang bersama tewasnya Willow ditangan Iblis Raja Kelelawar.


Trailer




Download Film Gratis Nya

Download Now

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3
File Format: mp4
Resolusi: 640x272
Durasi: 2 Jam - 04 Menit - 53 Detik
Ukuran: 256 mb


Download Subtitle Nya

Download Now

Bahasa: Indonesia
Format : SUB & SRT
Subtitle By: Subscane.com

Download Film Gratis: The Next Three Days + Subtitle Indonesia

Minggu, 08 Juni 2014

Download Film Dewasa - The Next Three Days + Subtitle Indonesia


download film gratis the next three days
Source: BRRip
Released: 19 November 2010 (USA)
Country: USA | France
Language: English
Genre: Crime | Drama | Romance | Thriller
Director: Paul Haggis
Writers: Paul Haggis (screenplay), Fred CavayƩ (screenplay)
Starcast: Russell Crowe, Elizabeth Banks, Liam Neeson











Review

Setelah In the Valley of Elah (2007) yang sangat menyentuh namun sepertinya kurang berhasil mendapatkan perhatian yang lebih besar, pemenang dua Academy Awards, Paul Haggis, kembali ke kursi sutradara untuk mengarahkan Russell Crowe dan Elizabeth Banks dalam The Next Three Days. Film ini sendiri merupakan remake dari film Perancis yang menjadi debut penyutradaraan bagi sutradara Fred CavayƩ, Pour Elle, yang sempat meraih kesuksesan besar ketika dirilis pada tahun 2008 silam.

The Next Three Days sendiri seperti ingin mempertanyakan kembali mengenai apa yang akan Anda lakukan untuk orang yang Anda cintai, suatu hal yang sepertinya ingin dibuktikan oleh John Brennan (Crowe) kepada istrinya, Lara (Banks), ketika sang istri dipenjara akibat terkena tuduhan telah membunuh bosnya.

John, yang seorang guru, kemudian menghabiskan masa waktu tiga tahun untuk berusaha melakukan segala upaya hukum untuk dapat membuktikan bahwa sang istri tak bersalah. Namun, dalam jangka tiga tahun tersebut, John akhirnya menyadari bahwa kesempatan dirinya untuk dapat membebaskan Lara adalah sama sekali tidak mungkin. John akhirnya memutuskan untuk melakukan hal yang mungkin akan dilakukan setiap suami lainnya ketika istri mereka dipenjara karena tuduhan yang sebenarnya tidak mereka lakukan: berusaha menembus penjara untuk kemudian melarikan sang istri.

John kemudian menghabiskan masa waktu tiga bulan untuk melakukan observasi terhadap lingkungan penjara tempat Lara ditahan. Ia juga berkonsultasi dengan Damon Pennington (Liam Neeson), seorang penulis yang dahulunya popular sebagai seorang narapidana yang selalu berhasil meloloskan diri dari kurungan penjara.

Seperti belum cukup menghadapi hambatan dalam usahanya, John kemudian mendapatkan surat pemberitahuan dari pihak kepolisian bahwa istrinya akan direlokasi ke penjara lainnya dalam waktu dekat. Kini, John hanya punya waktu tiga hari untuk melaksanakan seluruh rencananya dalam membebaskan sang istri.

Di tangan Paul Haggis, The Next Three Days terasa bagaikan sebuah film thriller yang berjalan terlalu pelan akibat banyaknya detil yang berusaha dimasukkan oleh Hagis di dalam jalan cerita film ini. Beberapa detil tersebut — kebanyakan berfokus pada kepribadian John Brennan ketika ia sedang tidak menyusun rencana besarnya yang sepertinya bahkan tidak terlalu signifikan untuk dimasukkan ke dalam jalan cerita — membuat beberapa bagian The Next Three Days berjalan terlalu lamban untuk disimak. Hal ini pula yang sepertinya membuat The Next Three Days berjalan lebih panjang daripada film aslinya. Ritme perlahan tersebut kemudian berubah pada masa durasi satu jam terakhir film ini.

The Next Three Days yang awalnya seperti sebuah drama yang berfokus pada karakterisasi setiap tokoh yang ada di dalam jalan ceritanya kemudian berubah menjadi sebuah thriller action ketika John Brennan digambarkan sedang berusaha mengeluarkan istrinya dari penjara. Di masa-masa inilah The Next Three Days mencapai masa puncaknya. Dengan menggunakan alur cepat, intensitas ketegangan yang terjaga dengan baik, dan ditambah dengan kemampuan setiap karakter yang terlibat dalam menghidupkan jalan cerita dengan baik, bagian ini sedikit banyak berhasil menghapuskan rasa lelah yang sebelumnya timbul akibat terlalu serius dan perlahannya The Next Three Days berjalan.

Walau jalan ceritanya kadang berjalan menjemukan, namun tak ada yang dapat meragukan performa Russell Crowe di film ini. Seringkali mendapatkan peran sebagai karakter yang heroik, Crowe sekali lagi mampu membuktikan bahwa ia adalah aktor yang brilian dengan keberhasilannya membuat karakter John Brennan menjadi seorang karakter yang membumi dan mudah dipercaya sebagai karakter pria yang dapat ditemukan di mana saja. Kemampuan dramatik Crowe membuat jalan cerita The Next Three Days yang sepertinya tidak terlalu masuk akal untuk benar-benar dapat dilaksanakan di dunia nyata terlihat menjadi cukup meyakinkan untuk diikuti.

Tidak hanya Crowe, Paul Haggis juga mendapatkan barisan pemeran pendukung yang sangat baik dalam melaksanakan tugas mereka. Walau karakter-karakter ini mendapatkan waktu tayang yang jauh lebih sedikit daripada Crowe, namun kehadiran merekalah yang seringkali membuat keefektifan penampilan Crowe menjadi lebih terasa.

Elizabeth Banks mampu menampilkan kemampuan dramanya yang sepertinya semakin sering terasah akhir-akhir ini. Liam Neeson dan Brian Dennehy mendapatkan peran yang lebih minimal lagi, namun keduanya mampu tampil maksimal dalam menghidupkan peran mereka yang singkat.

Sebagai sebuah thriller, Paul Haggis sayangnya terlalu lamban dalam mengolah jalan cerita The Next Three Days. Haggis membutuhkan waktu lebih dari satu jam jalan cerita untuk melakukan karakterisasi yang mendalam terhadap setiap karakter – yang sayangnya, kadang malah terlalu dipenuhi oleh banyak detil yang sebenarnya tidak diperlukan untuk jalan cerita film ini. Ini berakibat buruk dalam menjadikan The Next Three Days cenderung menjadi membosankan.

Haggis, untungnya, mengganti arah penceritaan film ini menjadi sebuah thriller yang berjalan cepat di satu jam akhir dan berhasil meningkatkan kembali intensitas ketegangan yang sedari awal sepertinya melempem. Barisan pemerannya memberikan penampilan yang sangat memuaskan dan untungnya mampu menjadikan The Next Three Days sebagai sebuah film yang tidak begitu mengecewakan.

sumber: http://amiratthemovies.wordpress.com/2010/12/06/review-the-next-three-days-2010/


Trailer




Download Film Gratis Nya

Download Now

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3, Link 4, Link 5
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 640x272
Durasi: 2 Jam - 13 Menit - 08 Detik
Ukuran: 270 mb


Download Subtitle Nya

Download Now

Bahasa: Indonesia
Format : SUB & SRT
Subtitle By: Subscane.com

Download Film Gratis: Main Tera Hero + Subtitle Indonesia

Senin, 02 Juni 2014

Download Film Gratis - Main Tera Hero + Subtitle Indonesia


download film gratis main tera hero
Source: DVDRip
Released: 4 April 2014 (India)
Country: India
Language: Hindi
Genre: Action | Comedy | Romance
Director: David Dhawan
Writers: Tushar Hiranandani (story), Milap Zaveri (dialogue)
Starcast: Salman Khan, Anupam Kher, Ileana











Sinopsis

Seorang jagoan yang ganteng, pintar, dan pemberani Sreenath Prasad alias Seenu (Varun Dhawan) jatuh cinta kepada Sunaina (Ileana D’Cruz). Seenu sangat terkenal di kotanya. Lantas hadirlah seorang polisi korup, Angad (Arunoday Singh) yang memaksa ingin menikahi Sunaina. Kemudian hadir juga Ayesha (Nargis Fakhri) gadis cantik yang tergila-gila dengan Sreenath. Ayah Ayesha adalah seorang penjahat. Dia menculik Sunaina agar Sreenath mau menikahi putrinya. Sreenath berupaya membebaskan Sunaina sekaligus berusaha melepaskan diri dari cinta segitiga ini.

Film Main Tera Hero ini bergenre aksi komedi. Film berdurasi 128 menit itu disutradarai oleh David Dhwan. Film ini sendiri merupakan remake (membuat ulang sebuah film) Kandireega (2011) yang menjadi box office di India dengan pendapatan US$ 9,2 juta (Rp105 miliar). Sebenarnya, Kandireega sendiri sudah pernah dibuat remake-nya menjadi Paglu 2 (2012).


Trailer




Download Film Gratis Nya

Download Now

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3, Link 4, Link 5
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 640x256
Durasi: 2 Jam - 02 Menit - 12 Detik
Ukuran: 254 mb



Download Subtitle Nya

Download Now

Bahasa: Indonesia
Format : SUB & SRT
Subtitle By: Subscane.com

Download Film Gratis: Winter's Tale + Subtitle Indonesia

Minggu, 01 Juni 2014

Download Film Gratis - Winter's Tale + Subtitle Indonesia


download film gratis winters tale
Source: WEBRip
Released: 14 February 2014 (USA)
Country: USA
Language: English
Genre: Drama | Fantasy | Mystery | Romance
Director: Akiva Goldsman
Writers: Akiva Goldsman (screenplay), Mark Helprin (novel)
Starcast: Colin Farrell, Jessica Brown Findlay, Russell Crowe












Review

Well… maybe it’s true: tidak semua novel dapat diadaptasi menjadi sebuah penceritaan film layar lebar. Kadang, hal tersebut disebabkan karena beberapa novel memiliki deretan karakter dan plot penceritaan yang terlalu kompleks untuk dapat dijabarkan dengan seksama dalam dua atau bahkan tiga jam penceritaan. Sementara itu, beberapa novel lainnya memiliki struktur penceritaan yang terlalu luas untuk dapat dibawa keluar dari daya imajinasi para pembacanya.

Kedua bentuk tantangan inilah yang harus dihadapi oleh Akiva Goldsman ketika mengadaptasi novel karya Mark Helprin yang berjudul Winter’s Tale. Novel tersebut memiliki sejumlah karakter yang cukup rumit dalam penceritaannya serta alur magical realism yang menuntut pembaca untuk larut dalam berbagai fantasi yang dibentuk oleh Helprin sekaligus turut percaya bahwa fantasi-fantasi tersebut dapat terjadi di sekitar lingkungan nyata mereka pada saat yang bersamaan.

Jelas sebuah tantangan yang sangat serius – bahkan bagi seorang penulis naskah pemenang Academy Awards seperti Goldsman yang juga bertindak sebagai seorang sutradara bagi film ini.

Winter’s Tale sendiri berlatar belakang kisah di tahun 1916 dengan mengisahkan mengenai kehidupan seorang pemuda bernama Peter Lake (Colin Farrell) yang tumbuh dewasa dibawah asuhan jelmaan setan yang juga pimpinan sebuah kelompok kriminal di Manhattan, Pearly Soames (Russell Crowe). Hubungan keduanya kemudian memburuk ketika Peter memutuskan untuk tidak lagi berhubungan dengan Pearly dan kelompok kejahatannya.

Tentu saja, keputusan tersebut membuat Pearly mengerahkan seluruh kaki tangannya untuk memburu Peter. Beruntung, di suatu hari ketika ia akan tertangkap, Peter diselamatkan oleh seekor kuda putih ajaib yang dapat terbang dan kemudian terus menjadi pelindungnya. Dengan membawa kuda tersebut, Peter berniat untuk meninggalkan Manhattan dan bergegas berangkat ke Florida.

Dalam perjalanan mereka, kuda putih yang dibawa Peter ternyata secara tidak sengaja mempertemukannya dengan seorang gadis cantik bernama Beverly Penn (Jessica Brown Findlay). Segera saja, hubungan keduanya berkembang menjadi sebuah hubungan romansa dimana keduanya tidak lagi dapat dipisahkan satu sama lain.

Hubungan Peter dan Beverly sendiri sepertinya tidak ditakdirkan untuk berlangsung lama. Jauh sebelum Peter bertemu dengan kekasihnya tersebut, Beverly mengidap penyakit tuberkolosis yang kala itu masih belum dapat disembuhkan. Meskipun begitu, jalinan cinta yang terbentuk antara Peter dan Beverly dianggap membahayakan oleh Pearly karena dirinya merasa bahwa Beverly akan memberikan kekuatan magis pada Peter. Karena hal tersebut, Pearly mulai menyusun rencana untuk membunuh Beverly sekaligus menyingkirkan Peter untuk selama-lamanya.

Sebagai sebuah film yang mengemban plot dengan kandungan magical realism di dalam jalan penceritaannya, kelemahan terbesar dari Winter’s Tale jelas terletak dari kegagalannya untuk meyakinkan para penonton bahwa segala hal magis yang dialami oleh setiap karakter adalah benar-benar nyata. Arahan Akiva Goldsman dalam menulis jalan cerita film ini benar-benar terasa setengah matang: gagal dalam memberikan kontinuitas plot penceritaan yang baik sekaligus kurang mampu dalam menggali setiap karakter yang hadir dalam jalan cerita untuk menjadikan mereka deretan karakter yang mampu menjalin hubungan emosional yang kuat dengan penonton.

Hasilnya, selain tampil dengan jalan cerita yang kompleks, membingungkan dan sukar untuk dapat dirasakan sebagai sebuah penceritaan yang nyata, alur emosional film yang sebenarnya begitu dibutuhkan untuk dapat membuat film ini benar-benar efektif gagal untuk hadir dengan seksama di sepanjang 118 menit durasi penceritaan Winter’s Tale.

Untungnya, Goldsman mampu menghadirkan deretan jajaran pemeran dengan kapabilitas yang tinggi untuk menghidupkan setiap karakter yang mereka perankan. Colin Farrell dan Jessica Brown Findlay jelas-jelas menjadi nyawa utama bagi Winter’s Tale. Chemistry yang mereka jalin begitu kuat sekaligus hangat – sebuah kualitas yang membuat Winter’s Tale kembali terasa membeku setelah kedua karakter yang diperankan Farrell dan Brown Findlay tidak lagi bersama. Russell Crowe, Eva Marie Saint dan William Hurt juga terlihat meyakinkan dalam peran mereka.

Jika ada talenta akting yang benar-benar terbuang, maka penampilan tersebut datang dari Jennifer Connelly. Bukan salah aktris pemenang Academy Awards tersebut sebenarnya. Namun karakter yang diperankan oleh Connelly benar-benar hadir begitu dangkal – dengan plot penceritaan modern yang juga menjadi bagian terburuk dari film ini. Sementara itu, Will Smith hadir sebagai kejutan dalam film ini dengan peran yang sepertinya terlalu kecil untuk imej Smith yang telah terlalu besar. Buruk? Tidak juga. Hanya terasa terlalu membuang potensi besar yang ada dalam diri Smith. Bahkan pada bagian terbaiknya, film yang menjadi debut penyutradaraan bagi Akiva Goldsman ini hanya mampu terasa sebagai sebuah presentasi yang medioker.

Tidak pernah benar-benar terasa membosankan maupun buruk namun di saat yang sama juga selalu gagal dalam mengikat perhatian maupun sisi emosional para penontonnya – kelemahan yang muncul akibat kegagalan Goldsman untuk benar-benar menterjemahkan berbagai keajaiban yang terdapat dalam jalan cerita novel Winter’s Tale karya Mark Helprin.

Penampilan para pengisi departemen akting film jelas menjadi satu-satunya keunggulan yang membuat Winter’s Tale masih cukup dapat dinikmati – dengan jalinan chemistry antara Colin Farrell dan Jessica Brown Findlay tampil bersinar dan menghidupkan jalinan romansa antara karakter yang mereka perankan. Jelas bukanlah sebuah debut penyutradaraan yang layak untuk dibanggakan.

sumber: http://amiratthemovies.wordpress.com/2014/02/22/review-winters-tale-2014/


Trailer




Download Film Gratis Nya

Download Now

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3, Link 4
File Format: mp4
Resolusi: 640x272
Durasi: 1 Jam - 56 Menit - 53 Detik
Ukuran: 252 mb


Download Subtitle Nya

Download Now

Bahasa: Indonesia
Format : SUB & SRT
Subtitle By: Subscane.com

Download Film Gratis: The Immigrant + Subtitle Indonesia

Jumat, 30 Mei 2014

Download Film Gratis - The Immigrant + Subtitle Indonesia


download film gratis the immigrant
Source: BRRip
Released: 23 May 2014 (USA)
Country: USA
Language: English | Polish
Genre: Drama | Mystery | Romance | Thriller
Director: James Gray
Writers: James Gray, Ric Menello
Starcast: Marion Cotillard, Joaquin Phoenix, Jeremy Renner











Review

Satu lagi film dengan cerita yang luar biasa bertajuk The Immigrant. Film ini dibintangi aktor nominator Oscar, Joaquin Phoenix dan Jeremy Renner, serta aktris cantik Marion Cotillard. Dengan arahan James Gray, tiga bintang besar ini berhasil mengantarkan The Immigrant masuk nominasi Palme d’Or 2013 di Cannes Film Festival.

The Immigrant mengisahkan Ewa Cybulski (Cotillard) adalah wanita imigran yang tiba di Pulau Ellis pada tahun 1921 di mana ia melihat kakaknya dideportasi. Ia jatuh ke dalam cengkeraman pria menawan yang jahat, Bruno Weiss (Phoenix) yang memaksanya masuk ke dalam kehidupan prostitusi.

Namun, sepupu Bruno, Orlando Sang Pesulap (Renner) muncul dan berjanji akan memberikan kehidupan yang lebih baik kepada Ewa. Keadaan menjadi dramatis karena Ewa tak bisa begitu saja melepaskan diri dari Bruno. Ewa dan Orlando berusaha melarikan diri dari kejahatan Bruno.


Trailer




Download Film Gratis Nya

Download Now

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3, Link 4
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 640x272
Durasi: 1 Jam - 57 Menit - 18 Detik
Ukuran: 246 mb


Download Subtitle Nya

Download Now

Bahasa: Indonesia
Format : SUB & SRT
Subtitle By: Subscane.com

Download Film Gratis: Il Mare + Subtitle Indonesia

Download Film Gratis - Il Mare + Subtitle Indonesia


download film gratis il mare
Source: BRRip
Released: 9 September 2000 (South Korea)
Country: South Korea
Language: Korean
Genre: Drama | Fantasy | Romance
Director: Hyun-seung Lee
Writers: Eun-Jeong Kim, Tae-Yeon Won (letters)
Starcast: Jung-Jae Lee, Gianna Jun, Mu-saeng Kim











Review

Desember 1999, beberapa hari lagi menuju millenium baru, Eun-joo (Jun Ji-hyun) baru saja selesai menuliskan dan memasukan kartu ucapan natal yang berisi pesan-pesan kepada penghuni baru yang akan menempati “Il Mare” dalam sebuah kotak surat merah, sambil berharap siapapun nanti yang akan tinggal disana akan membalasnya di kemudian hari.

“Il Mare” sendiri adalah sebuah rumah kecil nan unik yang terletak di kesunyian pinggir laut dimana sudah 2 tahun ini Eun-joo bersama anjingnya, coke menghabiskan waktu bersama dalam suka dan duka.

Di tempat yang sama, Sung-hyun (Lee Jung-jae), seorang arsitek muda baru saja menerima sepucuk surat ucapan natal di kotak suratnya. Sebuah surat yang dikirim seorang wanita yang mengaku pernah menjadi penghuni rumah miliknya. Jelas saja Sung-hyun menganggap surat itu hanyalah gurauan belaka yang dikirim oleh orang iseng karena bukan hanya karena rumah yang diberinya nama “Il Mare” itu baru saja selesai dibangun oleh ayahnya untuk dirinya namun juga bagaimana wanita misterius itu menuliskan tahun 1999 pada suratnya yang jelas membuat nya bingung karena tahun dimana ia hidup sekarang adalah tahun 1997.

Setelah beberapa kali melakukan korespodensi dengan wanita misterius bernama Eun-joo itu, Sung-hyun pun baru mulai menyadari bahwa dirinya dan Eun-joo ternyata memang terpisah jauh, sangat jauh malah, bukan oleh jarak, melainkan oleh waktu sepanjang 2 tahun. Hanya sebuah kotak surat ajaib yang terletak di depan “Il Mare” lah yang menjadi satu-satunya penghubung kisah manis dua insan manusia ini.

Terkadang drama romantis pun butuh sentuhan elemen fantasi untuk dapat menghasilkan sebuah tontonan yang menyegarkan dan lepas dari tema yang itu-itu saja, seperti halnya yang coba disajikan oleh film produksi Korea Selatan satu ini. Ya, Il Mare atau yang memiliki judul lain Siworae ini bisa dibilang adalah salah satu contoh unik bagaimana unsur fantasi dan perjalan waktu mampu melebur dengan baik dengan kisah percintaan dua manusia kesepian ini, dan hasilnya memang terbukti sangat ampuh menjadi sebuah hiburan yang ‘aneh’ namun meninggalkan kesan yang dalam di benak penontonnya.

Bagi yang tidak terbiasa menonton film-film bertema perjalanan waktu mungkin akan sedikit kesulitan mengikuti film besutan Lee Hyun-seung ini yang memiliki plot ‘agak’ rumit ini. Walaupun awalnya sekilas terlihat seperti drama percintaan biasa, namun sekali lagi pengaruh kuat elemen time travel membuat segalanya menjadi terasa berbeda.

Di butuhkan sedikit konsentrasi ekstra untuk dapat mencerna bagaimana Hyun-seung menceritakan kisahnya dalam setiap adegan cerdas di dalamnya, bagaimana kita ‘dipaksa’ untuk dapat memilah-milah antara kejadian masa depan dan masa lalu sehingga nanti tidak akan sampai tersesat pada bagaian ending-nya.

Plot yang tergolong lambat secara tidak langsung membantu penontonnya untuk lebih merasakan bagaimana kisah ini berkembang setiap menitnya, bagaimana melihat karakter-karakter didalamnya berinterakasi satu sama lain dengan dinamis. Selain kisahnya yang unik, seperti kebanyakan drama-drama Korea Selatan lainnya, penontonnya akan banyak disugguhkan adegan-adegan manis dengan visual yang indah.

“Il Mare” dengan latar belakang pantai sunyi nan indah berhasil di capture dengan sangat baik, menimbulkan kesan romantis sekaligus misterius secara bersamaan. Kehadiran Jun Ji-hyun dan Lee Jung-jae sebagai pasangan beda waktu juga terbilang cukup baik, walaupun tidak istimewa setidaknya mereka sudah pas membawakan karakter masing-masing dengan segala konflik internalnya.

Overall, tidak heran jika sampai Hollywood membuat versi daur ulangnya dalam The Lake House pada tahun 2006 lalu, karena apa yang coba disajikan oleh Il Mare ini memang terasa unik dan berbeda, memberikan penontonnya pengalaman tidak biasa dalam menyaksikan drama romantis, Beautiful and magical.

sumber: http://movienthusiast.com/2010/10/review-il-mare-siworae-2000/



Trailer





Download Film Gratis Nya

Download Now

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3
File Format: mp4
Resolusi: 640x360
Durasi: 1 Jam - 36 Menit - 17 Detik
Ukuran: 197 mb


Download Subtitle Nya

Download Now

Bahasa: Indonesia
Format : SUB & SRT
Subtitle By: Subscane.com

Download Film Gratis: Sunset at Chaophraya + Subtitle Indonesia

Download Film Gratis - Sunset at Chaophraya + Subtitle Indonesia


download film gratis sunset at chaophraya
Source: DVDRip
Released: 4 April 2013 (Thailand)
Country: Thailand
Language: Thai | Japanese | English
Genre: Drama | Romance
Director: Kittikorn Liasirikun
Writers: n/a
Starcast: Nadech Kugimiya, Nitit Warayanon, Surachai Juntimatorn











Review

Romansa yang mengambil latar belakang Perang Dunia ke-2 di Bangkok ini sesungguhnya telah berulang kali diangkat baik film televisi maupun layar lebar. Adaptasi novel berjudul “Khu Kam” milik Thommayanti ini merupakan remake film bertitel sama yakni Sunset at Chaophraya di tahun 1996. Entah apa yang sesungguhnya menjadi motivasi studio M-Thirtynine. Peremajaan kisah klasik? Perbaikan kualitas dengan teknologi yang semakin maju? Atau justru persaingan dengan studio GTH yang tampaknya sudah semakin jauh meninggalkan para pesaingnya di industri film Thai tersebut?

Bercerita mengenai kisah cinta dua sejoli antara tentara Jepang yang bernama Kobori dengan warga Thailand, Angsumalin, film Sunset at Chaophraya menampilkan kisah yang tragis. Kobori adalah seorang tentara Jepang yang ditugaskan di tepi sungai Chaophraya pada Perang Dunia II. Sementara Angsumalin merupakan gadis manis asal Thailand yang ikut berperan dalam gerakan ‘Free Thai Resistance’.

Sejak awal Kobori memang sudah tertarik dengan Ang, dan hal itu lah yang membuat nya terus mendekati Ang meski Ang terus menunjukkan sikap dingin serta kebenciannya terhadap Kobori. Perjuangan Kobori tak hanya berkutat pada menaklukkan hati Ang, tapi juga berjuang untuk melindungi Ang sekeluarga dari serangan bom udara, serta melindungi diri dari penduduk lokal yang membenci orang Jepang.

Sebenarnya film ini ingin menunjukkan bahwa Ang juga suka pada Kobori sejak awal, namun ia berusaha untuk membenci serta memendam perasaannya karena sebuah alasan. Tapi yang terlihat justru Ang seakan memang tidak menyukai Kobori, ia hanya perempuan baik hati yang menunggu cinta lainnya.

Sangat masuk akal jika sifat Ang dikaitkan dengan kondisi PD II saat itu. Jepang yang merupakan macan Asia ingin menaklukkan seluruh negara Asia, termasuk Thailand, negara yang tidak pernah dijajah oleh negara lain sepanjang sejarah. Kedekatan Ang dengan Kobori di pertengahan cerita seakan hanya trik pemerintah Thailand untuk menjaga hubungan baik kedua negara, bukan sebagai negara penjajah dan dijajah.

Tapi hal ini justru membuat nilai plus tersendiri bagi Sunset at Chaophraya sebagai film yang layak untuk ditonton. Perasaan, kehidupan, dan ending yang berkecamuk dalam diri Kobori sangat sayang untuk dilewatkan khususnya bagi para muda-mudi yang bercinta.

Diperankan oleh Nadech Kugimiya sebagai Kobori, dan Amarawadee Decabales sebagai Angsumalin, Sunset at Chaophraya merupakan remake drama TV tahun 1996 dan novel best seller ’90-an dengan judul yang sama. Tak hanya membuat kamu menangis, beberapa insiden kocak antara Kobori dengan Angsumalin pun akan sukses membuat kamu tertawa terbahak-bahak. Yah ciri khas film Thailand.

sumber: http://www.langitberita.com/videos/82489/sunset-at-chaophraya-film-romantis-yang-bikin-kamu-menangis/



Trailer





Download Film Gratis Nya

Download Now

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3
File Format: mp4
Resolusi: 640x280
Durasi: 2 Jam - 00 Menit - 10 Detik
Ukuran: 235 mb


Download Subtitle Nya

Download Now

Bahasa: Indonesia
Format : SUB & SRT
Subtitle By: Subscane.com

Download Film Gratis: My Lucky Star + Subtitle Indonesia

Rabu, 28 Mei 2014

Download Film Gratis - My Lucky Star + Subtitle Indonesia


download film gratis my lucky star
Source: BRRip
Released: 17 September 2013 (China)
Country: China
Language: Chinese
Genre: Adventure | Comedy | Romance
Director: Dennie Gordon
Writers: Amy Snow (screenplay), Chris Chow (screenplay)
Starcast: Ziyi Zhang, Leehom Wang, Ruby Lin











Sinopsis

"My Lucky Star" adalah sebuah film komedi romantis tentang perjalanan seorang Sophie (Zhang Ziyi) yang secara tidak sengaja terlibat dalam suatu kejahatan internasional ketika ia sedang melakukan perjalanan wisata dari Beijing ke Singapura, Hongkong dan Macau.


Trailer




Download Film Gratis Nya

Download Now

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3, Link 4
File Format: mp4
Resolusi: 640x280
Durasi: 1 Jam - 53 Menit - 29 Detik
Ukuran: 231 mb

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!


Download Subtitle Nya

Download Now

Bahasa: Indonesia
Format : SUB & SRT
Subtitle By: hokhun

Download Film Gratis: Love Lesson + Subtitle Indonesia

Download Film Gratis - Love Lesson + Subtitle Indonesia


downloa film gratis love lesson
Source: HDRip
Released: December 5, 2013
Country: South Korea
Language: Korean
Genre: Drama  | Romance
Director: Ko Kyoung-A
Writers: n/a
Starcast: Kim Sun-Young, Byun Joon-Suk, Oh Cho-Hee, Nam Tae-Boo










Sinopsis

Hee-Soo (Kim Sun-Young) is a popular songwriter with numerous hits, but she is going through a dry spell. She wonders if she lost her inspiration, because she is lonely. Hee-Soo then meets a boy (Byun Joon-Suk) in the elevator of an apartment building. She notices his stares. Hee-Soo feels a new song coming about.

On the pretext of giving the boy music lessons, Hee-Soo gives the boy a lesson in love. As time passes, the boy falls for her more and more and Hee-Soo's song is almost completed. At this time, Joon-Ho, who taught her about love and music, returns.


Trailer




Download Film Gratis Nya

Download Now

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3, Link 4
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 640x360
Durasi: 1 Jam - 20 Menit - 08 Detik
Ukuran: 175 mb

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!


Download Subtitle Nya

Download Now

Bahasa: Indonesia
Format : SUB & SRT
Subtitle By: alipua

Download Film Gratis: The Illusionist + Subtitle Indonesia

Selasa, 27 Mei 2014

Download Film Gratis - The Illusionist + Subtitle Indonesia


download film gratis the illoosionist
Source: BRRip
Released: 1 September 2006 (USA)
Country: USA | Czech Republic
Language: English
Genre: Drama | Mystery | Romance | Thriller
Director: Neil Burger
Writers: Neil Burger (screenplay), Steven Millhauser (short story "Eisenheim the Illusionist")
Starcast: Edward Norton, Jessica Biel, Paul Giamatti










Review

Bersetting di Wina, Austria pada sekitar awal abad 19. Kala itu, adalah seorang pemuda bernama Eisenheim. Di masa remajanya, Eisenheim mulai tertarik pada dunia sulap setelah bertemu dengan seorang pesulap jalanan. Kemahiran Eisenheim membuat tertarik seorang puteri bangsawan, Sophie. Namun perbedaan kasta antara mereka membuat percintaan mereka pun harus kandas di tengah jalan. Sejak itu, Eisenheim pun memutuskan untuk berkelana keliling dunia.

Setelah lebih dari sepuluh tahun berkelana, si ilusionis ini pun kembali ke Wina. Dengan trik-triknya yang luar biasa spektakuler, namanya pun menjadi semakin terkenal. Bahkan pangeran Austria, Leopold, yang adalah pewaris tahta mengundangnya untuk mempertunjukkan keahlian bersulapnya. Disinilah Eisenheim bertemu kembali dengan Sophie. Sayangnya, Sophie kini menjadi tunangan sang pangeran. Sang pangeran sendiri memiliki tabiat yang buruk, ia sangat sombong dan diam-diam memendam ambisi untuk merebut tahta dari ayahnya.

Tatkala kedekatan Sophie dengan Eisenheim terendus oleh sang pangeran, maka sang pangeran pun memerintahkan kepala polisi, Inspektur Uhl untuk mencari cara menjebloskan si ilusionis ke dalam penjara. Namun, cinta Sophie dengan sang ilusionis sangatlah tulus, maka ia pun memberitahukan hal ini kepada sang pangeran. Sang pangeran yang murka pun tak sengaja menghabisi nyawa Sophie.

Eisenheim yang mengetahui hal ini pun murka, diam-diam ia pun menyusun rencana untuk melampiaskan dendamnya pada sang pangeran, toh usahanya ini harus berhadapan dengan Inspektur Uhl yang selalu mengikutinya. Lalu, akankah dendam Eisenheim terlampiaskan, diatas semuanya ternyata terdapat sebuah plot yang mengungkap apa yang sebenarnya sedang terjadi, sebuah plot yang menuntun pada sebuah twisted ending yang tak terduga...

Setelah The Prestige, kini kita pun disuguhi sebuah film dengan latar belakang ilmu sulap. Namun, berbeda dengan The Prestige yang mengetengahkan persaingan antara dua pesulap, The Illusionist lebih membidik kisah asmara sang pesulap dengan gadis pujaannya serta dendamnya terhadap sang pangeran licik. Kisahnya sendiri diangkat dari cerita pendek, Eisenheim The Illusionist, karya Steven Millhauser yang digubah menjadi sebuah skenario dan film oleh Neil Burger.

Tokoh Eisenheim sendiri dengan pas diperankan oleh Edward Norton. Demi perannya ini, Norton sempat berlatih sulap dengan pesulap kenamaan Ricky Jay. Sementara Sophie, diperankan oleh Jessica Biel. Paul Giamatti menampilkan performa aktingnya yang cukup bagus dalam memerankan tokoh Inspektur Uhl demikian pula dengan Rufus Sewell yang berperan sebagai pangeran Leopold.

Film yang diproduseri oleh Bob Yari (Crash, Sideways) ini memang berjalan dengan lamban, maka tak ayal akan sedikit membuat penonton sedikit bosan, namun pada dasarnya ceritanya sendiri cukup menarik, kisah percintaan antara sang ilusionis dan sang puteri bangsawan, ambisi seorang kepala polisi untuk membuka trik-trik sulap sang ilusionis serta mencari kesalahan untuk menjebloskannya ke dalam penjara mungkin beberapa hal yang bisa membuat film ini semakin menarik untuk disaksikan.

Dari segi akting sendiri, para bintangnya sudah menampilkan performa aktingnya yang pas. Ada yang menarik dari film ini, dimana tampilan warna dibuat dengan warna kromatik dan semi buram, mungkin hal ini disengaja untuk menegaskan bahwa cerita film bersetting pada awal abad 19. Sementara dari segi visual efek, kendati tidak semegah efek yang ditampilkan dalam The Prestige, namun efek visual yang ditampilkan sudah cukup baik dan menunjang isi ceritanya terutama saat adegan yang menampilkan kepiawaian Eisenheim sebagai seorang ilusionis handal.

Well, kendati mungkin alurnya sedikit lamban, namun sebuah film dengan latar belakang sulap memang masih cukup menarik untuk disaksikan. Selain itu, cerita film yang menggabungkan antara unsur romans dan misteri bisa jadi daya tarik tersendiri bagi Anda untuk menyaksikan film ini, selain penampilan para bintangnya terutama Edward Norton dan Jessica Biel serta tentu saja twisted ending yang ditawarkan di akhir film.

sumber: http://www.exodiac.com/film/review-EMR0000261.htm


Trailer




Download Film Gratis Nya

Download Now

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3, Link 4, Link 5
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 640x360
Durasi: 1 Jam - 48 Menit - 56 Detik
Ukuran: 235 mb



Download Subtitle Nya

Download Now

Bahasa: Indonesia
Format : SUB & SRT
Subtitle By: fatsoen

Download Film Gratis: Queen of the Night + Subtitle Indonesia

Minggu, 25 Mei 2014

Download Film Gratis - Queen of the Night + Subtitle Indonesia


download film gratis queen of the night
Source: HDRip
Released: 17 October 2013 (South Korea)
Country: South Korea
Language: Korean
Genre: Comedy | Romance
Director: Je-Yeong Kim
Writers: Je-Yeong Kim, Jeong-gon Kim
Starcast: Chun Jung Myung, Min-jung Kim, Jeong-su Han











Sinopsis

Aktor Chun Jung Myung dan aktris Kim Min Jung sebelumnya pernah maen bareang di drama SBS taon 2005 "Fashion 70's". Sekarang kembali maen bareng kali ini sebagai pasangan suami istri di film berjudul Queen Of The Night.

Film komedi romantis ini mengisahkan tentang seorang suami yang pemalu, Young Soo (Chun Jung Myung), yang menemukan sesuatu mengejutkan dari masa lalu istrinya, Hee Joo (Kim Min Jung), yang perfeksionis. Lalu ia mulai menyelidiki masa lalu istrinya yang misterius.


Trailer



Download Film Gratis Nya

Download Now

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3, Link 4
File Format: mp4
Resolusi: 640x360
Durasi: 1 Jam - 53 Menit - 17 Detik
Ukuran: 231 mb


Download Subtitle Nya

Download Now

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!

Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By: Ajie Muser

Download Film Gratis: Sweet Alibis + Subtitle Indonesia

Download Film Gratis - Sweet Alibis + Subtitle Indonesia


download film gratis sweet alibis
Source: BRRip
Released: 17 January 2014 (Taiwan)
Country: Taiwan | China
Language: Mandarin
Genre: Comedy | Action | Romance
Director: Yi-chi Lien
Writer: n/a
Starcast: Alec Su, Ariel Lin, Chung-tien Wu











Sinopsis

Film Sweet Alibis ceritanya dimulai dari sebuah kasus kematian seekor anjing dan membawa ke sebuah kasus serius tentang kematian yang misterius.


Trailer




Download Film Gratis Nya

Download Now

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3, Link 4
File Format: mp4
Resolusi: 640x270
Durasi: 1 Jam - 53 Menit - 46 Detik
Ukuran: 236 mb


Download Subtitle Nya

Download Now

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!

Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By: enkzone

Download Film Gratis: Steal My Heart + Subtitle Indonesia

Senin, 19 Mei 2014

Download Film Gratis - Steal My Heart + Subtitle Indonesia


download film gratis steal my heart
Source: DVDRip
Released: December 18, 2013
Country: South Korea
Language: Korean
Genre: Comedy | Romance
Director: Lee Hyun-Jong
Writer: Lee Hyun-Jong
Starcast: Kim A-Joong, Joo Won, Baek Do-Bin, Park Chul-Min











Sinopsis

"Catch Me" mengisahkan tentang seorang detektif, Lee Ho Tae (Joo Won) yang akan bertemu dengan seorang perempuan bernama Yoon Jin Sook (Kim Ah Joong), gadis ini adalah cinta pertamanya. Dalam sepuluh tahun ini Lee sudah mencoba berbagai cara untuk mendapatkannya. Pada akhirnya Lee mengetahui bahwa si gadis ini bukanlah seorang perempuan biasa yang ia pikirkan selama ini.


Trailer




Download Film Gratis Nya

Download Now

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3, Link 4, Link 5
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 640x272
Durasi: 1 Jam - 55 Menit - 57 Detik
Ukuran: 238 mb


Download Subtitle Nya

Download Now

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!

Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By: DSS_Indo

Download Film Gratis: 200 Pounds Beauty + Subtitle Indonesia

Minggu, 18 Mei 2014

Download Film Gratis - 200 Pounds Beauty + Subtitle Indonesia


download film gratis 200 pounds beauty
Source: DVDRip
Released: 2006
Country: South Korea
Language: Korean
Genre: Comedy | Romance
Director: Yong-hwa Kim
Writers: Seon-jeong Kim, Yong-hwa Kim
Starcast: Ah-jung Kim, Jin-mo Ju, Yong-geon Kim











Review

200 Pounds Beauty (Minyeoneun Goerowo) adalah film Drama Komedi Korea Selatan (2006) yang ditulis oleh Yumiko Suzuki. Arti literal dari 미녀 ėŠ” ź““ė”œģ›Œ adalah “Menjadi Indah adalah menyakitkan”. Film ini menceritakan kisah tentang seorang gadis gemuk yang menjalani operasi plastik ekstrim untuk menjadi penyanyi pop.

200 Pounds Beauty menceritakan tentang seorang gadis bernama Hanna ang memiliki berat badan diatas normal atau standar wanita pada umumnya. Tetapi dibalik kekurangan yang dimilikinya, dia memiliki kelebihan suara emas yang membuat siapapun yang mendengarnya akan terpana dan berdecak kagum.

Karena suaranya yang indah, dia dimanfaatkan oleh Han Sang Joon untuk menjadi pengisi suara seorang aktris yang memang cantik bernama Ami. Namun tidak selamanya Hanna sabar menghadapi semua itu setelah mengetahui dirinya dimanfaatkan oleh Han Sang joon dan Ami, sejak itu Hanna memutuskan untuk melakukan Operasi Plastik. Apalagi cintanya kepada Han Sang joon bertepuk sebelah tangan. Hanna pun memutuskan merubah namanya menjadi Jenny.

Dengan bantuan sahabatnya (yang sebelumnya sempat terkejut dan tidak percaya dengan diri Hanna yang sekarang) memutuskan untuk menjadi penyanyi. Jenny tidak ingin lagi berada di belakang panggung namun dia ingin menjadi penyanyi sesungguhnya.

Ketenaran membuat Jenny melupakan semuanya termasuk masa lalunya sebagai Hanna dan ayahnya yang mengidap gangguan jiwa yang sangat mencintainya. Bahkan dia melakukan pembohongan publik dengan mengatakan kalau kecantikannya adalah alami dan bukan hasil Oplas.. Apa yang akan terjadi selanjutnya???
Apakah Jenny akan selamanya menjadi Jenny ataukah akan kembali menjadi Hanna???
Dan bagaimana dengan Han Sang Joon saat mengetahui kalau Jenny orang yang dicintainya adalah Hanna???

Perjuangan Hanna menjadi populer patut diteladani lebih jauh. Termasuk isu-isu plastic surgery yang saat itu (hingga kini) marak di industri hiburan Korea. Meski klise Kim Young Hwa mampu membuat penonton turut larut dalam kisah film yang lucu namun di kesempatan lain berhasil membuat perasaanmu mengharu biru.


Trailer




Download Film Gratis Nya

Download Now

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3, Link 4
Jenis : MP4
Ukuran : 171 mb
Durasi : 1 Jam - 56 Menit - 12 Detik
Source : DVDRip


Download Subtitle Nya

Download Now

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!

Bahasa : Indonesia
Format : SUB & SRT
Subtitle By: lututkanan

Download Film Gratis: Endless Love + Subtitle Indonesia

Jumat, 16 Mei 2014

Download Film Gratis - Endless Love + Subtitle Indonesia


download film gratis endless love
Source: WEB-DL
Released: 14 February 2014 (USA)
Country: USA
Language: English
Genre: Drama | Romance
Director: Shana Feste
Writers: Shana Feste, Joshua Safran
Starcast: Gabriella Wilde, Alex Pettyfer, Bruce Greenwood 











Review

Diadaptasi dari novel karya Scott Spencer, film drama romansa, Endless Love (1981), arahan Franco Zeffirelli popular karena dua hal: menjadi film pertama yang dibintangi Tom Cruise serta lagu tema berjudul sama yang dinyanyikan oleh duet Diana Ross dan Lionel Richie yang kemudian berhasil meraih nominasi Academy Awards di kategori Best Original Song sekaligus menjadi salah satu lagu tersukses di sepanjang karir kedua penyanyinya. The movie itself? Not so much. Lalu perubahan apa yang dapat ditawarkan oleh Endless Love versi modern yang diarahkan oleh Shana Feste (Country Strong, 2010) ini?

Well… Meskipun masih mendasarkan kisah dan karakternya dari novel yang sama, versi terbaru Endless Love yang naskah ceritanya ditulis sendiri oleh Feste bersama dengan Joshua Safran menawarkan plot penceritaan yang jauh berbeda dari kisah yang dihadirkan oleh novel maupun film pertama Endless Love. Sayangnya, berbagai perubahan yang dilakukan Feste dan Safran masih tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk mengangkat kualitas penceritaan Endless Love. Kisah yang ditawarkannya tetap saja terasa terlalu datar untuk mampu memberikan atmosfer romansa pada penontonnya.

Beruntung, versi terbaru dari Endless Love memiliki Alex Pettyfer dan Gabriella Wilde di barisan terdepan jajaran pemerannya. Pettyfer dan Wilde hadir dengan chemistry yang cukup meyakinkan untuk menjadikan Endless Love setidaknya masih layak untuk disaksikan sebagai sebuah drama romansa yang ditujukan pada kaum remaja.

Endless Love sendiri menawarkan jalinan kisah romansa klasik: cerita mengenai dua orang remaja yang berasal dari dua strata sosial berbeda yang kemudian saling jatuh cinta satu sama lain. Dua orang remaja tersebut adalah David Elliot (Pettyfer) dan Jade Butterfield (Wilde). Meskipun menghabiskan pendidikan mereka di sekolah yang sama, namun David sama sekali tidak pernah memiliki keberanian untuk mengungkapkan kekagumannya pada Jade.

Selain karena kepribadiannya yang begitu tertutup – hal yang menyebabkan Jade sama sekali tidak memiliki seorangpun teman di masa sekolahnya, Jade adalah puteri seorang dokter kaya raya, Dr. Hugh Butterfield (Bruce Greenwood), yang masa depannya untuk mengikuti jejak sang ayah menjadi seorang dokter telah disusun secara sempurna.

Namun, garisan takdir kemudian mempertemukan keduanya. Semenjak berkenalan, David dan Jade menjadi pasangan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Hubungan keduanya jelas memberikan rasa kekhawatiran bagi ayah Jade. Puteri yang dahulu dikenalnya begitu tertutup dan hanya memiliki tujuan hidup untuk menjadi seorang dokter seperti dirinya kini berubah menjadi sosok yang lebih terbuka serta terkesan melupakan begitu saja berbagai rencana hidup yang telah disusunnya.

Layaknya setiap orangtua yang berusaha melindungi puterinya, Dr. Hugh Butterfield lantas melakukan berbagai cara untuk memisahkan David dengan Jade. Meskipun awalnya berbagai tantangan tersebut tidak mempengaruhi keduanya, secara perlahan, hubungan David dan Jade mulai dirundung masalah demi masalah. David harus berusaha sekuat mungkin untuk mempertahankan Jade dalam kehidupannya.

Berbeda dengan Endless Love dalam versi novel karya Scott Spencer maupun versi film arahan Franco Zeffirelli, naskah Endless Love versi terbaru yang digarap Shana Feste dan Joshua Safran sepertinya mengurangi porsi kisah percintaan antara karakter David Elliot dan Jade Butterfield untuk memberikan ruang penceritaan yang lebih besar pada transformasi karakter Jade Butterfield dari seorang remaja yang begitu mengikuti keinginan orangtuanya menjadi sosok wanita yang sedang berusaha mencari jati dirinya – meskipun kisah romansa antar kedua karakter utama tersebut masih menjadi bagian esensial bagi film ini.

Proses transformasi tersebut dihadirkan dengan penggambaran mengenai hubungan karakter Jade Butterfield dengan kedua orangtuanya, saudaranya, orang-orang di sekitarnya serta, tentu saja, kekasihnya yang kemudian secara perlahan mengubah kepribadiannya. Sebuah pilihan yang cukup tepat mengingat kisah cinta antara karakter Jade Butterfield dan David Elliot yang dihadirkan dalam versi novel dan film pertama Endless Love benar-benar hadir dalam warna cerita yang begitu monoton.

Sayangnya, di saat yang bersamaan, Feste dan Safran gagal untuk memberikan penggalian kisah yang mampu mendalami plot cerita yang ingin mereka hadirkan. Hasilnya, Endless Love lagi-lagi terasa gagal dalam membangun jalinan emosional yang kuat dengan penontonnya akibat beberapa alur cerita yang kurang berkembang pengisahannya hingga karakter-karakter pendukung yang hadir dengan porsi penceritaan yang kurang memadai. Jalinan kisah cinta yang terbentuk antara dua karakter utamanya juga masih disajikan dengan formula standar drama romansa Hollywood yang kadang malah terasa sebagai sebuah opera sabun yang sering hadir di layar televisi. Tidak buruk namun benar-benar gagal untuk tampil kuat dalam bercerita.

Bagian yang mungkin masih dapat sangat dinikmati dari Endless Love mungkin berasal dari penampilan para jajaran pemerannya. Meskipun bukanlah tergolong deretan penampilan yang istimewa, para pengisi departemen akting film ini mampu memberikan penampilan yang cukup mampu menghidupkan setiap karakter yang mereka perankan. Dua pemeran utamanya, Alex Pettyfer dan Gabriella Wilde, juga hadir dengan chemistry yang cukup meyakinkan. Shana Feste juga berhasil memberikan penyegaran kepada susunan kisah Endless Love yang cenderung klasik (atau malah usang?) dengan menyajikannya bersama tata produksi yang unggul – mulai dari tata sinematografi yang indah hingga sajian lagu-lagu indie pop modern yang mengisi dengan kuat di setiap adegan film. Pemilihan jajaran pemeran yang tepat serta tata produksi yang kuat terbukti mampu membuat Endless Love setidaknya masih cukup layak untuk disaksikan.

sumber: http://amiratthemovies.wordpress.com/2014/02/16/review-endless-love-2014/


Trailer




Download Film Gratis Nya

Download Now

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3, Link 4, Link 5
File Format: mp4
Video Encode: AVC (H.264)
Audio Encode: AAC (Stereo)
Resolusi: 640x272
Durasi: 1 Jam - 44 Menit - 33 Detik
Ukuran: 234 mb


Download Subtitle Nya

Download Now

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!

Bahasa: Indonesia [Manual]
Format : SUB & SRT
Subtitle By: n42n42

Download Film Gratis: Kuch Kuch Hota Hai + Subtitle Indonesia

Rabu, 14 Mei 2014

Download Film Gratis - Kuch Kuch Hota Hai + Subtitle Indonesia


download film gratis kuch kuch hota hai
Source: DVDRip
Released : 16 Oct 1998
Country: India
Laguage: Hindi, English
Genre : Drama, Romance
Starcast : Shah Rukh Khan, Kajol, Rani Mukerji, Farida Jalal, Johnny Lever, Anupam Kher, Sana Saeed, Salman Khan












Sinopsis

Ada sebuah pepatah yang mengatakan bahwa persahabatan sejati tidak akan pernah terputus oleh jarak dan waktu. Bagi sebagian orang yang telah merasakan arti persahabatan, tentunya akan memiliki pandangan yang sama dengan pepatah di atas.

Sebab, sahabat sejati dalam kehidupan kita sebagai manusia adalah sebuah jalinan yang tak akan bisa disamakan dengan jalinan- jalinan lainnya. Hal itu pulalah yang terjadi dalam kehidupan Rahul Khanna (Shahruk Khan), Anjali Sharma (Kajol) serta Tina Malhorta (Rani Mukherjee) dalam film arahan sutradara Karan Johar yang diproduksi pada tahun 1998.

Ceritanya diawali dengan kisah persahabatan mereka bertiga yang berjalan dengan mulus. Lama kelamaan nilai persahabatan yang terjalin, akhirnya harus terputus saat Rahul memutuskan untuk melamar Tina sebagai istrinya. Anjali (Kajol) yang sebenarnya begitu mencintai Rahul (Shahrukh Khan), harus merelakan hubungan persahabatan mereka hancur.

Beberapa tahun kemudian, timbul suatu permasalahan. Rahul yang amat mencintai Tina, harus merelakan kepergian Tina. sebab, pada saat melahirkan, Tina mengalami pendarahan. Sedangkan tim dokter sendiri, hanya bisa menyelamatkan bayi yang dikandung Tina. Tentu saja kenyataan itu membuat Rahul terpukul.

Hari demi hari, tahun demi tahun, anak Rahul dan Tina tumbuh menjadi seorang anak yang lincah. Anjali (anak Rahul), mendapatkan surat kedelapan yang di buat oleh ibunya. dalam surat itu ibunya menceritakan bahwa ada seorang sahabat ayahnya yang bernama Anjali (Kajol) yang juga mencintai Rahul. Jika anaknya ingin Rahul bahagia, maka Anjali (anak Rahul), harus mencari Anjali (Kajol) dan mempertemukan mereka.

Sebagai anak yang baik, Anjali (anak Rahul) tentu saja menuruti apa yang menjadi permintaan almarhum ibunya.


Trailer




Download Film Gratis Nya

Download Part 1
Download Part 2

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!

Alternatif: Part 1 - Part 2
Nama File: AVI
Source: DVDRip


Download Subtitle Nya

Download Part 1
Download Part 2

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!

Nama File: SUB & SRT
Bahasa: Indonesia

Download Film Gratis: Cinta Pertamaku

Download Film Gratis - Cinta Pertamaku


download film gratis cinta pertamaku
Source: DVDRip
Released: 06 Februari 2014
Country: Indonesia
Language: Indonesian
Genre: Drama | Romance
Director: Ian Nguyen Lampa
Writers: Fiona Mahdalena, Mira Anindhita
Starcast: Vebby Palwinta, Fauzan Nasrul, Aurellie Moeremans, Patrishiela Tan










Sinopsis

Elang, siswa SMU kelas 2, terdeteksi menderita lymphoblastic leukemia. Untuk menyenangkan Elang di akhir hidupnya, Luna dan Trian, sahabatnya, selalu berusaha mengikuti semua keinginan Elang. Ketika Elang mengungkapkan keinginannya untuk mendapat ciuman pertama dari cinta pertamanya, Luna dan Trian kebingungan. Apalagi yang diincar Elang adalah Maura, kakak kelas mereka yang sudah punya pacar.

Tapi, saat melihat Elang yang sekarat, Luna dan Trian bersedia mengejar cinta Maura. Saat Elang mulai jalan dengan Maura, Luna merasa cemburu. Luna sadar, kalau dia sebenarnya menyayangi Elang lebih dari sahabat. Luna mencintai Elang. Luna bahkan membuat seribu bangau kertas untuk kesembuhan Elang. Tapi, Luna tidak berani menyatakan rasa cintanya pada Elang. Luna lebih memilih menjauhi Elang dan membiarkan Elang dekat dengan Maura. Saat akan mencium Maura, Elang sadar kalau Maura bukan cinta pertamanya.


Trailer




Download Film Gratis Nya

Download Now

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!

Alternatif: Link 1, Link 2, Link 3, Link 4
File Format : avi
Video Encode: MPEG4 (Xvid)
Audio Encode: MP3 (Mono)
Resolusi: 550x240
Durasi: 1 Jam - 14 Menit - 23 Detik
Ukuran: 172 mb

Download Film Gratis: 3 Idiots + Subtitle Indonesia

Senin, 12 Mei 2014

Download Film Gratis - 3 Idiots + Subtitle Indonesia


download film gratis 3 idiots
Source: DVDRip
Released : 2009
Country: India
Language: Hindi, English
Genre : Comedy | Drama | Romance
Starcast :  Aamir Khan, Madhavan and Mona Singh
Director : Rajkumar Hirani
Writers : Rajkumar Hirani (dialogue), Abhijit Joshi (dialogue)











Review

ADAKAH yang lebih istimewa dari sebuah film ketika diapresiasi dan disanjung luar biasa oleh penonton, kritikus dan pelaku industri? Sampai-sampai mereka kesulitan menyebut sisi buruk film?

Three Idiots rilis di akhir tahun dan langsung menyentak industri perfilman Bollywood. Three Idiots seakan menjadi film tutup tahun termanis. Bayangkan Sembilan dari sepuluh penonton memberi angka Sembilan (skala 10) untuk film yang disutradarai RAJ KUMAR HIRANI ini.

Sekadar catatan, bisa juga dilihat komentar penonton internasional di IMDB yang memberi 8,3 poin untuk skala 10.

Skenario Three Idiots begitu bagus untuk mengalirkan dialog-dialog cerdas dan sangat kuat dalam mendukung keseluruhan cerita. Hampir tiap scene Three Idiots menjadi rangkaian cerita yang sulit untuk dilewatkan.

Wajar jika penonton hanya bisa duduk manis dan terkagum-kagum selama hampir 3 jam dan separuhnya adalah terpingkal-pingkal. Sungguh sebuah film yang sangat menghibur. Dan sebagai sebuah film drama komedi boleh dikata THREE IDIOTS ini, ALL IZZ WELL yah satu kalimat yang akan diingat oleh setiap penonton setelah dari keluar dari gedung.

Apapun masalah hidup, yakinlah dengan kalimat “all is well” ini. Hadapilah dan semua masalah akan teratasi. Karena memang begitulah pesan yang ingin disampaikan pembuat kepada penonton film ini. Meskipun sebenarnya banyak filosofi dan pesan moral yang ada di Three Idiots ini.
------------

“Hidup adalah sebuah perlombaan, jika Anda tidak cukup cepat, maka Anda akan diinjak-injak,” begitulah pesan rektor Viru Sahastrabudhhe (boman Irani) saat menyambut para mahasiswa baru di kampus ICE. Di India 2.0, ada sebuah tradisi bahwa setiap anak yang baru lahir akan langsung dicap untuk memiliki status.

Jika anak laki-laki, maka ia harus menjadi insinyur, sementara jika anak perempuan maka harus menjadi seorang dokter. Taruhannya sangat tinggi, siswa yang orangtuanya mengorbankan segalanya untuk pendidikan, diharapkan mencapai puncak kesuksesan.

Sayangnya, ada tiga siswa cerdas yakni Farhan (R. Madhavan), Raju (Sharman Joshi) dan Rancho (Aamir Khan) yang menyadari bahwa masa depan mereka tidak benar-benar tertulis dalam buku-buku teknik. Yang lebih penting justru mengejar mimpi.

Viru sendiri merupakan rektor yang ortodoks, kolot, keras kepala, tak punya belas kasihan. Alhasil, ia jadi musuh bersama. Di tambah lagi dengan keberadaan Chatur Ramalingam, yang menyebalkan dan menghalalkan beragam cara untuk menjadi nomor satu di kampus.

Dalam satu kesempatan, Chatur dipermalukan Rancho di depan Viru dan teman-teman sekampusnya. Alhasil, Chatur menantang tak cuma Rancho tapi juga Farhan dan Raju bahwa 10 tahun ke depan, ia akan lebih sukses di banding mereka.

Chatur benar, ia memang lebih sukses dari Raju dan farhan. Hanya saja tidak diketahui nasib Rancho. Chatur, Raju dan Farhan pun mencari keberadaan Rancho yang dianggap sebagai mahasiswa luar biasa di kampus.
------------

MENYAKSIKAN Three Idiots juga tak ubahnya menyaksikan akting Aamir Khan yang luar biasa. Pertanyaan paling mendasar, apakah Anda terganggu menyaksikan laki-laki 44 tahun memerankan sosok mahasiswa yang semestinya berusia 18-22 tahun?

Bila tidak, itulah hebatnya Aamir Khan. Begitu banyak film berkelas dihasilkan Aamir Khan: Lagaan (nominee Oscar 2001 – Foreign Language), Mangal Pandey, Rang De Basanti, Fanaa, Taare Zameen Par, Ghajini, semuanya merupakan film-film berkelas festival dan yang terpenting sukses secara komersial.

Sementara bagi Rajkumar Hirani, Three Idiots adalah langkah sukses penyutradaraannya setelah film box office yang dibuat sekuelnya, Munna Bhai MBBS. Dua sekuel film tersebut meraih pujian dan sukses secara komersial maupun meraih penghargaan di festival-festival film.



Trailer




Download Film Gratis Nya

Download Part 1
Download Part 2

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!

Alternatif: Part 1, Part 2
Jenis : AVI
Durasi : 170 Menit
Source : DVDRip


Download Subtitle Nya

Download Now

Download Film Lebih Cepat dengan UCWEB klik!

Bahasa : Indonesia
Format : SUB & SRT